Kamis, 30 Juli 2015

Tugas Ke 6 Bahasa Indonesia 2 Pengaruh Harga Terhadap Penjualan

Harga merupakan salah satu bagian yang sangat penting dalam pemasaran suatu produk karena harga adalah satu dari empat bauran pemasaran / marketing mix (4P = product, price, place, promotion / produk, harga, distribusi, promosi). Harga adalah suatu nilai tukar dari produk barang maupun jasa yang dinyatakan dalam satuan moneter. Harga merupakan salah satu penentu keberhasilan suatu perusahaan karena harga menentukan seberapa besar keuntungan yang akan diperoleh perusahaan dari penjualan produknya baik berupa barang maupun jasa. Menetapkan harga terlalu tinggi akan menyebabkan penjualan akan menurun, namun jika harga terlalu rendah akan mengurangi keuntungan yang dapat diperoleh organisasi perusahaan.
Pada dasarnya semua produk dan jasa adalah price sensitif, artinya orang dimana pun akan cenderung mencari / membeli barang yang murah. Begitu juga saya, yang suka diskon tapi orang tidak suka membeli barang yang murahan. Sehingga beberapa pengalaman buruk membeli barang murah juga menyebalkan. Hingga saat ini yang dicari adalah murah tapi tidak murahan. Dari pengalaman pribadi juga, untuk pembelian produk yang belum familiar atau tidak mengetahui ilmunya secara pasti, barang bermerk dengan jaminan kualitas tentu lebih aman.
Harga dapat mempengaruhi volume penjualan dan pendapat suatu perusahaan. Oleh  karena itu dalam menetapkan harga suatu produk. Perusahaan harus pandai membaca kondisi yang ada di pasar dan menetapkan harga yang dapat bersaing sehingga dapat meningkatkan volume penjualan perusahaan dan dapat terus mempertahankan bahkan lebih volume penjualannya dari tahun ke tahun. Saat melakukan penentuan harga sebaikanya dilakukan perhitungan matang agar harga yang akan dikeluarkan dipasaran adalah harga yang cocok dengan kualitas dll. Dan harga yang dikeluarkan dapat meningkatkan penjualan.

 Daftar Pustaka

https://annasahmad.wordpress.com/2010/09/20/berapa-besar-pengaruh-harga-terhadap-penjualan/


Organisasi. (2008). "Definisi Harga, Pengertian Harga, Tujuan dan Metode, Pendekatan Penetapan Harga Manajemen Pemasaran". http://www.organisasi.org/1970/01/definisi-pengertian-harga-tujuan-metode-pendekatan-penetapan-harga-manajemen-pemasaran.html (15 Juni 2015).

Minggu, 12 Juli 2015

Tugas Ke 5 Bahasa Indonesia 2 - Pertumbuhan Ekonomi Di Indonesia

Pengertian pertumbuhan ekonomi adalah kenaikan jangka panjang dalam kemampuan suatu negara untuk menyediakan semakin banyak jenis barang-barang ekonomi kepada penduduknya; kemampuan ini tumbuh sesuai dengan kemajuan tekonologi, dan penyesuaian kelembagaan dan ideologis yang diperlukannya. Pertumbuhan ekonomi memliki tiga komponen. pertama, pertumbuhan ekonomi suatu bangsa terlihat dari meningkatnya secara terus-menerus persediaan barang; kedua, teknologi maju merupakan faktor dalam pertumbuhan ekonomi yang menentukan derajad pertumbuhan kemampuan dalam penyediaan aneka macam barang kepada penduduk; ketiga, penggunaan teknologi secara luas dan efisien memerlukan adanya penyesuaian di bidang kelembagaan dan ideologi sehingga inovasi yang dihasilkan oleh ilmu pengetahuan ummat manusia dapat dimanfaatkan secara tepat.

Pemerintah harus berfikir keras untuk merapkan program baru agar pertumbuhan ekonomi di Indonesia merata di setiap pulau. Pada dasarnya dari tahun ke tahun hanya pulau jawa yang di perhatikan pertumbuhan ekonominya, jadi tidak heran bila pulau jawa pulau jawa menyumbang pertumbuhan ekonomi yang besar. Indonesia adalah Negara kepulauan, apabila pertumbuhan ekonomi merata di setiap pulau, pertumbuhan ekonomi kita bisa berkembang pesat.

Bangsa indonesia  mampu optimis, karena dalam lima tahun kebelakang telah banyak perubahan yang mampu diwujudkan. Pertumbuhan ekonomi Indonesia meningkat walau tidak sesempurna yang diharapkan, bila bangsa ini tetap optimis maka di tahun 2025 bangsa ini mampu menjadi juara dalam pertarungan globalisasi.



Datar Pustaka

BPS."Perumbuhan Ekonomi".12 juli 2015.http://www.bps.go.id/Brs/view/id/1143
12 juli 2015. http://thepresidentpostindonesia.com/2013/09/23/menko-perekonomian-hatta-rajasa/

Tugas Ke 4 Bahasa Indonesia 2 - Barang Ekonomi

Barang Ekonomi adalah produk fisik yang dapat di berikan seorang pembeli dan melibatkan perpindahan kepemilikan dari penjual ke pelanggan. Barang ekonomi sendiri merupakan alat tukar untuk memuaskan kebutuhan manusia. Sebagai contoh seperti emas, handphone, motor dan masih banyak lagi yang lain. Pada zaman dahulu kala bila kita ingin mendapatkat suatu barang, kita harus melakukan barter. Karena pada zaman itu barang masih sangat terbatas hanya orang-orang tertentu yang mempunyai barang dengan manfaat ternetu. Dengan berjalan nya waktu, bila kita ingin mempunyai barang tertentu kita tidak harus melakukan barter karena bisa membelinya di pasar bebas.

Barang sendiri mempunyai 2 jenis, yang pertama barang primer dan yang kedua barang sekunder. Barang primer adalah barang yang wajib kita penuhi seperti beras, rumah dan lain-lain. Barang primer itu sendiri dapat di artikan barang yang sangat berpengaruh dalam kelangsungan hidup manusia. Sedangkan barang sekunder adalah barang pemuas yang tidak wajib kita miliki, contoh seperti handphone, motor dan mobil. Apabila kita tidak punya barang sekunder itu pun kita dapat menjalani kehidupan. Mana dari itu kita harus lebih mempriotaskan barang primer.

Jenis-jenis barang ekonomi:
- Berdasarkan segi kepemilikan:
         - Barang privat, yaitu barang yang kepemilikannya dimiliki seseorang.
         - Barang publik, yaitu barang yang kepemilikannya dimiliki publik, contohnya jalan dan jembatan umum.

Berdasarkan segi pemakaian:
        -  Barang konsumsi, yaitu barang yang bisa langsung memenuhi kebutuhan, contohnya makanan.
        -  Barang produksi, yaitu barang yang digunakan sebagai alat untuk memproduksi barang lain, contohnya mesin.

Berdasarkan segi sifat pemakaian:
        -  Barang substitusi, yaitu barang yang bisa saling menggantikan pemakaiannya, contohnya beras dengan sagu atau jagung.
         - Barang komplementer, yaitu barang yang pemakaiannya harus secara bersama-sama, contohnya mobil dengan bensin.

Berdasarkan segi sifat barang:
         - Barang konkret, yaitu barang yang fisiknya dapat dilihat, contohnya komputer.
         - Barang abstrak, yaitu barang yang secara fisik tidak dapat dilihat contohnya lagu.

DAFTAR PUSTAKA 
Aini, Ratu. “Pengeritian barang ekonomi”. 20 juni 2015.http://www.scribd.com/doc/52928257/pengertian-barang#scribd
Dra.HJ.Sukwiaty dkk."Buku Ekonomi 1 ".yudistira